Jumat, 30 April 2010

Shalat Istikharah

Shalat Istikharah adalah shalat yang bertujuan untuk mendapatkan suatu petunjuk dari Allah SWT atau mohon dipilihkan salah satu diantara dua hal (perkara) atau lebih untuk menghilangkan kebimbangan hingga hati kita menjadi mantap atau tidak ada keraguan yang akan menimbulkan rasa kecewa di kemudian hari.

Shalat Istikharah biasanya dilakukan untuk tujuan:
  1. Untuk memilih pekerjaan;
  2. untuk memilih pasangan hidup;
  3. untuk memutuskan suatu perkara, dll.
Tentunya Shalat Istikharah yang kita lakukan hanya untuk memohon petunjuk agar tidak menyimpang dari aturan atau ketentuan syar'i (Syariat Islam). Selain itu shalat istikharah tidak untuk memilih antara halal dan haram. Sebab itu perkara tersebut perlu dilakukan shalat istikharah.

Agar kabar baik yang kita peroleh dari Allah SWT itu mudah kita dapatkan, maka lakukan langkah-langkah sebagai berikut:
  • Puasa sunat sebelum melakukan shalat istikharah;
  • Banyak shadaqah dan melakukan amal shaleh;
  • Memperbanyak bacaan istighfar;
  • Untuk mengucapkan niat terlebih dahulu.
Lapadz niat shalat istikharah:
"Ushalli sunnatal istikharaati rak'ataini lillaahi ta'alaa".
  •  Dalam melakukan shalat istikarah hendaknya mengerjakan dengan khusuk.
  • Shalat istikharah perlu diulang-ulang agar mendapat petunjuk atau kabar yang baik dan memantapkan hati dan pikiran.
  • Sebaiknya shalat istikharah dilakukan pada malam hari, dirangkai dengan shalat tahajjud.
Referensi : Ust. Abdurrahim, penerbit Sandro Jaya Jakarta


- Berikan Komentar Anda -
Continue reading...

Kamis, 29 April 2010

Shalat Tasbih

Shalat Tasbih adalah shalat yang dikerjakan dan bertujuan memperbanyak memahasucikan kepada Allah SWT. Waktu mengerjakannya boleh siang hari maupun malam hari. dan jumlah bilangan raka'atnya ada empat raka'at dengan satu salam, apabila dikerjakan pada malam hari setiap dua raka'at satu salam.

Dalam suatu hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Ibnu Majah dan Ibnu Huzaimah, bahwasanya shalat tasbih itu dapat dikerjakan seminggu sekali, jika tidak dapat, maka hendaknya sebulan sekali, jika tidak dapat pula maka dikerjakan setahun sekali, dan jika masih tidak dapat hendaknya dikerjakan seumur hidup sekali.

Bacaan tasbih pada shalat tasbih yang jumlah empat raka'at sebanyak 300 kali atau setiap raka'at sebanyak 75 tasbih.
Bacaan tasbih:
"Subhaanallaahi wal hamdulillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallahu akbar. Wa laa haula wa laa quwwata illa billaahil 'aliyyil'adziim".
Artinya:
"Maha suci Allah dan segala puji bagi Allah, tiada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Allah, Allah Maha Besar, dan tiada daya upaya serta kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Dzat yang Maha Tinggi lagi Maha Agung".
 Shalat tasbih dikerjakan sebanyak empat raka'at, bacaan dan gerakannya sama dengan shalat fardhu, hanya setiap bacaan dan gerakan ditambah dengan bacaan tasbih.

Lapadz niat shalat tasbih:
"Ushalli sunnatattasbihi rak 'ataini (arba'a raka'atin) lillaahi ta'ala".
Artinya:
"Saya niat shalat tasbih dua raka'at dua raka'at (empat raka'at) karena Allah Ta'ala"
Cara membaca tasbih pada shalat tasbih:
  1. Membaca tasbih 15 kali, pada rakaat pertama setelah membaca Al-Fatihah dan surat-surat lainnya.
  2. Membaca tasbih 10 kali, pada waktu ruku' kemudian I'tidal.
  3. Membaca tasbih 10 kali, pada waktu I'tidal kemudian sujud.
  4. Membaca tasbih 10 kali, pada waktu sujud setelah membaca lain-lainnya.
  5. Membaca tasbih 10 kali,pada waktu duduk diantara dua sujud, setelah membaca lain-lainnya.
  6. Membaca tasbih 10 kali,  pada waktu sujud.
  7. Membaca tasbih 10 kali,pada waktu akan berdiri (duduk membaca tasbih) kemudian bangkit berdiri untuk meneruskan raka'at yang kedua dan seterusnya sehingga empat raka'at dengan jumlah 300 tasbih (75 tasbih tiap satu raka'at).
Surat-surat yang paling baik dibaca pada waktu mengerjakan shalat tasbih:
  1. Surat Al-Kautsar;
  2. Surat Al-Ashr;
  3. Surat Al-Kafirun;
  4. Surat Al-Ikhlas.
Referensi : Ust. Abdurrahim, penerbit Sandro Jaya Jakarta


- Berikan Komentar Anda -
Continue reading...

Rabu, 31 Maret 2010

Shalat Tahajjud

Shalat Tahajjud adalah shalat yang dikerjakan pada waktu tengah malam antara shalat Isya dan shalat shubuh sesudah bangun tidur. Shalat sunnat tahajjud dikerjakan sekurang-kurangnya 2 (dua) raka'at dan sebanyak-banyaknya tidak terbatas (setiap dua raka'at satu salam). Shalat tahajjud dapat dilakukan kapanpun pada malam hari asalkan orang yang hendak mengerjakan shalat tahajjud tersebut sempat tertidur. Namun waktu paling utama untuk melakukannya adalah pada sepertiga akhir dari malam.

Bacaan Shalat Tahajjud
  • Pada raka'at pertama setelah membaca surat Al-Fatihah membaca salah satu surat Al-Qur'an misalnya QS: Al-Baqarah ayat 284-286;
  • Pada raka'at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah membaca salah satu surat Al-Qur'an misalnya QS: Ali Imran ayat 16-17-18-19.

Jika ayat-ayat tersebut  belum hafal membacanya, anda boleh membaca surat (ayat lain) yang sudah hafal.

Kemudian jika menginginkan untuk tidur kembali, maka sebaiknya bacalah bacaan sebagai berikut:
  1. Ayat Qursyi
  2. Surat Al-Ikhlas
  3. Surat Alfalaq
  4. Surat Annas
Untuk lebih mengetahui keutamaan ke-4 bacaan diatas, anda bisa  klik disini!

Referensi : Ust. Abdurrahim, penerbit Sandro Jaya Jakarta


- Berikan Komentar Anda -
Continue reading...

Jumat, 12 Maret 2010

Keutamaan Surat Al-Fatihah, Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq Dan Surat An-nass

Didalam kitab suci umat Islam yaitu Al-Quran, banyak sekali faedah-faedah yang dapat kita peroleh apabila kita sebagai muslim membacanya. Selain mendapatkan pahala dari huruf demi huruf juga sebagai cahaya yang akan menerangi di alam kubur kelak, Subhanallah (Maha Suci Allah). Dalam artikel kali ini saya ingin membahas mengenai keutamaan surat di dalam Al-Qur'an yang sering saya baca, yaitu:
  1. Surat Al-Fatihah;
  2. Surat Al-Ikhlas;
  3. Surat Al-Falaq dan Surat An-naas.

Continue reading...

Rabu, 17 Februari 2010

Wudhu

Wudhu adalah mensucikan diri dari segala hadast kecil sesuai dengan aturan syariat islam.

Yang dapat membatalkan wudhu anda :
a. mengeluarkan suatu zat dari qubul (kemaluan) dan dubur (anus). Misalnya buang air kecil, air besar, buang  angin/kentut dan lain sebagainya.
b. kehilangan kesadaran baik karena pingsan, ayan, kesurupan, gila, mabuk, dan lain-lain.
c. Bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan muhrimnya tanpa tutup.
d. tidur dengan nyenyak, kecuali tidur mikro (micro sleep) sambil duduk tanpa berubah kedudukan.

Cara Berwudhu :
a. membaca bismillah
b. membasuh tangan
Continue reading...

Sabtu, 13 Februari 2010

Idhul Fitri

Ada tiga pengertian tentang Idul Fitri. Di kalangan ulama ada yang mengartikan Idul Fitri dengan kembali kepada kesucian. Artinya setelah selama bulan Ramadan umat Islam melatih diri menyucikan jasmani dan rohaninya, dan dengan harapan pula dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT, Maka memasuki hari Lebaran mereka telah menjadi suci lahir dan batin.
Ada yang mengartikan Idul Fitri dengan kembali kepada fitrah, atau naluri religius. Hal ini sesuai dengan Alquran Surat Al-Baqarah ayat 183, bahwa tujuan puasa adalah agar orang yang melakukannya menjadi orang yang takwa atau meningkat kualitas religiusitasnya.
Ada pula yang mengartikan Idul Fitri dengan kembali kepada keadaan di mana umat Islam diperbolehkan lagi makan dan minum siang hari seperti biasa. Di kalangan ahli bahasa Arab, pengertian ketiga itu dianggap yang paling tepat.
Continue reading...

Idhul Adha

Idul Adha adalah sebuah hari raya Islam. Pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika nabi Ibrahim, yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, akan mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.
Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan shalat Ied bersama-sama di tanah lapang, seperti ketika merayakan Idul Fitri. Setelah shalat, dilakukan penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.
Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah, hari ini jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Hari ini juga beserta hari-hari Tasyrik diharamkan puasa bagi umat Islam. Hari Idul Adha adalah puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim.
Continue reading...

Ramadhan


Ramadhan berasal dari bahasa Arab, diartikan kepada teriknya sinar matahari, karena di dalam bulan Ramadhan harus menahan dengan sabar dari makan minum dan menyantap segala jenis makanan, sedangkan melaksanakan perintah –perintah Allah menimbulkan suatu suhu panas dan terik. Rasa panas dan terik itulah yang menimbulkan Ramadhan.
Hz. Masih Mau'ud as. bersabda, yakni, 
"apabila kamu senantiasa menjalankan puasa, maka bagimu di dalamnya kamu mendapat kebaikan".

- Berikan komentar anda -
Continue reading...

Puasa

Arti puasa menurut bahasa adalah menahan. Menurut syariat islam puasa adalah suatu bentuk aktifitas ibadah kepada Allah SWT dengan cara menahan diri dari makan, minum, hawa nafsu, dan hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa sejak terbit matahari / fajar / subuh hingga matahari terbenam / maghrib dengan berniat terlebih dahulu sebelumnya.
Hari-hari yang dilarang untuk puasa, yaitu :
- saat lebaran idul fitri 1 syawal dan idul adha 10 dzulhijjah
- Hari tasyriq : 11, 12, dan 13 zulhijjah
Puasa memiliki fungsi dan manfaat untuk membuat kita menjadi tahan terhadap hawa nafsu, sabar, disiplin, jujur, peduli dengan fakir miskin, selalu bersyukur kepada Allah SWT dan juga untuk membuat tubuh menjadi lebih sehat.
Continue reading...

Wajib Zakat

SYARAT-SYARAT WAJIB ZAKAT
  1. Muslim
  2. Aqil
  3. Baligh
  4. Milik Sempurna
  5. Cukup Nisab
  6. Cukup Haul
Continue reading...

Zakat

Secara Bahasa (lughat), berarti : tumbuh; berkembang dan berkah (HR. At-Tirmidzi) atau dapat pula berarti membersihkan atau mensucikan (QS. At-Taubah : 10). Seorang yang membayar zakat karena keimanannya nicaya akan memperoleh kebaikan yang banyak. Allah SWT berfirman : "Pungutlah zakat dari sebagian kekayaan mereka dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka.". (QS : At-Taubah : 103).
Sedangkan menurut terminologi syari'ah (istilah syara'), zakat berarti kewajiban atas harta atau kewajiban atas sejumlah harta tertentu untuk kelompok tertentu dalam waktu tertentu.
Sementara pengertian infaq adalah mengeluarkan harta yang mencakup zakat dan non zakat. Infaq ada yang wajib dan ada yang sunnah. Infaq wajib diantaranya zakat, kafarat, nadzar, dll.
Continue reading...

Shalat Isya

Isya', terdiri dari 4 raka'at. Waktu Isya' diawali dengan hilangnya cahaya merah (syafaq) di langit barat, dan berakhir hingga terbitnya fajar shaddiq keesokan harinya. Menurut Imam Syi'ah, Shalat Isya' boleh dilakukan setelah mengerjakan Shalat Maghrib.

Waktu Isya didefinisikan dengan ketika hilangnya cahaya merah (syafaq) di langit, hingga terbitnya fajar shaddiq. Sedangkan waktu Shubuh diawali ketika terbitnya fajar shaddiq, hingga sesaat sebelum terbitnya matahari (syuruq).
Continue reading...

Shalat Maghrib

Waktu shalat maghrib dimulai saat matahari terbenam (sunset). Ketika matahari terbenam dimana posisinya di bawah ufuk, langit tidak langsung gelap. Hal ini disebabkan adanya atmosfer bumi yang membiaskan cahaya matahari. Karena itu, matahari harus tenggelam hingga belasan derajat di bawah ufuk supaya tidak ada lagi cahaya matahari yang dapat dibiaskan sehingga langit menjadi gelap.

- Berikan komentar anda -
Continue reading...

Shalat Ashar

Waktu Ashar dalam hadits disebutkan bahwa Nabi melakukan shalat Ashar pada saat panjang bayang-bayang sepanjang dirinya. Dan juga disebutkan saat panjang bayang-bayang dua kali panjang dirinya. Ini dikompromikan bahwa Nabi melakukan shalat Ashar pada saat panjang bayang-bayang sepanjang dirinya, ini terjadi ketika saat matahari kulminasi setiap benda tidak mempunyai bayang-bayang. Nabi melakukan shalat Ashar pada saat panjang bayang-bayang dua kali panjang dirinya, ini terjadi ketika matahari kulminasi panjang bayang-bayang sama dengan dirinya. Dari uraian di atas disimpulkan bahwa waktu Ashar di mulai saat panjang bayang-bayang suatu benda sama dengan panjang bayang-bayang pada saat matahari berkulminasi sampai tiba waktu Maghrib.

- Berikan komentar anda -
Continue reading...

Shalat Dzuhur

Shalat Lohor (Dhuhur) yaitu shalat yang dikerjakan 4 (empat) raka’at dengan dua kali tasyahud dan satu kali salam. Adapun waktu pelaksaannya dilakukan sa’at matahari tepat di atas kepala (tegak lurus) + pukul 12:00 siang, yang diiringi dengan shalat sunnah qobliyah dan sholat sunnah ba’diyah (dua raka’at-dua raka’at atau empat raka’at-empat raka’at dengan satu kali salam).

- Berikan komentar anda -
Continue reading...

Kamis, 11 Februari 2010

Shalat Subuh

Shalat Subuh memang shalat wajib yang paling sedikit jumlah rekaatnya; hanya dua rekaat saja. Namun, ia menjadi standar keimanan seseorang dan ujian terhadap kejujuran, karena waktunya sangat sempit (sampai matahari terbit)
Ada hukuman khusus bagi yang meninggalkan shalat Subuh. Rasulullah saw telah menyebutkan hukuman berat bagi yang tidur dan meninggalkan shalat wajib, rata-rata penyebab utama seorang muslim meninggalkan shalat Subuh adalah tidur.
“Setan melilit leher seorang di antara kalian dengan tiga lilitan ketika ia tidur. Dengan setiap lilitan setan membisikkan, ‘Nikmatilah malam yang panjang ini’. Apabila ia bangun lalu mengingat Allah, maka terlepaslah lilitan itu. Apabila ia berwudhu, lepaslah lilitan yang kedua. Kemudian apabila ia shalat, lepaslah lilitan yang ketiga, sehingga ia menjadi bersemangat. Tetapi kalau tidak, ia akan terbawa lamban dan malas”.
Continue reading...

Sabtu, 06 Februari 2010

Siti Hajar

Siti Hajar merupakan seorang putri dari negara Mesir yang dihadiahkan oleh Raja Mesir kepada Sarah, istri Nabi Ibrahim alaihi salam sewaktu mereka berhijrah ke negara Mesir. Setelah itu, Sarah mempersilahkan Nabi Ibrahim alaihi salam untuk menikahi Siti Hajar supaya mereka mendapat seorang anak hasil perkawinan mereka. Maka Nabi Ibrahim alaihi salam menikahi Siti Hajar atas permintaan isterinya di Baitulmuqaddis. Tidak berapa lama kemudian, Siti Hajar hamil dan dia merasa gembira dengan kehamilannya. Siti Hajar merasa lebih dihormati daripada Sarah dan hal itu menimbulkan kecemburuan pada diri Sarah. Kelahiran Ismail alaihi salam menjadikan cemburu Sarah semakin kuat dan dia menuntut Nabi Ibrahim alaihi salam supaya membawa Siti Hajar jauh dari pandangan matanya. Permintaan Sarah menjadikan Nabi Ibrahim alaihi salam memohon petunjuk ALLAH, maka ALLAH memerintahkan Nabi Ibrahim alaihi salam agar Siti Hajar dan anaknya Ismail alaihi salam agar dibawa ke Mekah. Nabi Ibrahim alaihi salam melaksanakan perintah ALLAH lalu membawa Siti Hajar bersama Ismail alaihi salam keluar dari Baitulmuqaddis menuju Mekah.
Continue reading...

Aisyah Binti Abu Bakar

Dia adalah putri Abu Bakar Ash-Shiddiq , yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih suka memanggilnya “Humaira”. ‘Aisyah binti Abu Bakar Abdullah bin Abi Khafafah berasal dari keturunan mulia suku Quraisy.
Ketika umur 6 tahun, gadis cerdas ini dipersunting oleh manusia termulia Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berdasarkan perintah Allah melalui wahyu dalam mimpi beliau.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisahkan mimpi beliau kepada ‘Aisyah :”Aku melihatmu dalam mimpiku selama tiga malam, ketika itu datang bersamamu malaikat yang berkata : ini adalah istrimu. Lalu aku singkap tirai yang menyembunyikan wajahmu , lalu aku berkata sesungguhnya hal itu telah ditetapkan di sisi Allah.” (Muttafaqun ‘alaihi dari ‘Aisyah radilayallahu ‘anha)
Continue reading...

Talhah bin Ubaidillah

Thalhah bin Ubaidillah merupakan salah seorang dari delapan orang yang pertama masuk Islam, dimana saat itu satu orang bernilai seribu orang. Sejak awal keislamannya hingga akhir hidupnya ia tidak pernah mengingkari janji. Janjinya selalu tepat. Ia juga dikenal sebagai orang jujur, tidak pernah menipu apalagi berkhianat. Thalhah masuk Islam melalui anak pamannya, Abu Bakar Assiddiq ra

Continue reading...

Zubair bin Awam

Az-Zubair termasuk salah seorang dari 7 orang yang pertama masuk Islam.  Ketika pamanya Naufal bin Khuwailid mengetahui perihal Az-Zubair telah masuk Islam, beliau sangat marah dan berusaha menyiksanya, pernah beliau dimasukkan dalam karung tikar, kemudian dibakar, dan dia berkata kepadanya : “lepaskan dirimu dari Tuhan Muhammad, maka saya akan melepaskan dirimu dari api ini”. Namun Az-Zubair menolaknya dan berkata kepadanya : “Tidak, demi Allah saya tidak akan kembali kepada kekufuran selamanya”.
Continue reading...

Tasawuf

Tujuan tasawuf adalah mendekatkan diri sedekat mungkin dengan Tuhan sehingga ia dapat melihat-Nya dengan mata hati bahkan rohnya dapat bersatu dengan Roh Tuhan. Filsafat yang menjadi dasar pendekatan diri itu adalah, pertama, Tuhan bersifat rohani, maka bagian yang dapat mendekatkan diri dengan Tuhan adalah roh, bukan jasadnya. Kedua, Tuhan adalah Maha Suci, maka yang dapat diterima Tuhan untuk mendekatiNya adalah roh yang suci. Tasawuf adalah ilmu yang membahas masalah pendekatan diri manusia kepada Tuhan melalui penyucian rohnya.

- Berikan komentar anda -
Continue reading...

Masjidil Haram

Masjidil Haram, dengan luas wilayah 356,800 meter persegi dg daya tampung lebih dari 1 juta pada satu waktu, adalah masjid terbesar di dunia. Masjidil Haram terletak di kota Mekah, yg di antara keutamaan Mekah ialah karena Allah memilihnya sbg :
  1. Tempat dibangunnya rumah Allah
  2. Kota kelahiran dan kenabian Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, penutup para rasul
  3. Tempat beribadah para hamba-Nya serta adanya kewajiban atas mereka untuk mengunjunginya, baik dari jauh maupun dekat
  4. Tempat yg tidak boleh seorang pun masuk ke dalamnya kecuali dg kerendahan hati, khusyu’, kepala terbuka dan meninggalkan segala bentuk pakaian dan perhiasan dunia
  5. Tempat yg dijadikan Allah sebagai tanah suci yang aman, yang tidak boleh ada pertumpahan darah
  6. Tempat yg dimaksudkan untuk menghapuskan segala dosa2 masa lalu
  7. Tempat yg Allah telah mensyari'atkan untuk bertawaf di ka’bah.
 Photo-photo Keindahan Masjidil Haram, klik nomor di bawah ini :

- Berikan komentar anda -
Continue reading...

Qurban

  Kata kurban atau korban, berasal dari bahasa Arab qurban, diambil dari kata : qaruba (fi'il madhi) - yaqrabu (fi'il mudhari') – qurban wa qurbaanan (mashdar).Artinya, mendekati atau menghampiri (Matdawam, 1984).
            Menurut istilah, qurban adalah segala sesuatu yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah baik berupa hewan sembelihan maupun yang lainnya (Ibrahim Anis, 1972).
            Dalam bahasa Arab, hewan kurban disebut juga dengan istilah udh-hiyah atau adh-dhahiyah , dengan bentuk jamaknya al adhaahi. Kata ini diambil dari kata dhuha, yaitu waktu matahari mulai tegak yang disyariatkan untuk melakukan penyembelihan kurban, yakni kira-kira pukul 07.00 – 10.00 (Ash Shan'ani, Subulus Salam IV/89).
Udh-hiyah adalah hewan kurban (unta, sapi, dan kambing) yang disembelih pada hari raya Qurban dan hari-hari tasyriq sebagai taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah (Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah XIII/155; Al Jabari, 1994).
Continue reading...

Mandi

Mandi berasal dari kata “al-ghuslu” yang artinya membasuh badan atau mandi. Adapun pengertian mandi menurut istilah syara’ ialah meratakan air pada seluruh badan dari ujung ranbut sampai ujung jari kaki disertai dengan niat sesuai dengan keperluannya, mungkin untuk menghilangkan hadats besar atau mandi sunnah. Pengertian madi besar adalah mandi untuk bersuci dari hadats besar.
Dari Aisyah ra ia berkata : Adalah Rasulullah mandi janabah, beliau memulai menyuci dua tangannya lalu menyiramkan (air) dengannya yang kanan kepada yang kiri, lalu beliau menyuci kemaluannya, lalu berwudhu, kemudian beliau mengambil air lalu memasukkan ajri-jarinya ke pangkal-pangkal rambut lalu beliau menyiram kepalanya tiga kali siraman, lalu beliau menyiram seluruh badannya kemudian menyuci dua kakinya. (HR. Muttafaqun ‘alaih dan lafzh ini dalam riwayat Muslim).
Hal-hal yang Mewajibkan Mandi :
Continue reading...

Shalawat

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Al-Ahzab: 56)
Allah telah mengutus nabi Muhammad dan telah memberinya kekhususan dan kemuliaan untuk menyampaikan risalah. Ia telah menjadikannya rahmat bagi seluruh alam dan pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa serta menjadikannya orang yang dapat memberi petunjuk ke jalan yang lurus. Maka seorang hamba harus taat kepadanya, menghormati dan melaksanakan hak-haknya.
Dengan segala jasa beliau kepada umat manusia, lalu Allah menyebutkan tindakan yang pantas untuk dilakukan kepada belliau, yakni mengucapkan shalawat. Allah swt berfirman:
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Al-Ahzab: 56)
Continue reading...

Imam

Imâm berarti orang yang diikuti, baik sebagai kepala, jalan, atau sesuatu yang membuat lurus dan memperbaiki perkara. Selain itu, ia juga bisa berarti Al-Qur’an, Nabi Muhammad, khalifah, panglima tentara, dan sebagainya. Dengan demikian, jelaslah bahwa kata imâm memiliki banyak makna. Yaitu, bisa bermakna: maju ke depan, petunjuk dan bimbingan, kepantasan seseorang menjadi uswah hasanah, dan kepemimpinan.


Kata imâm banyak disebutkan dalam Al-Qur’an. Misalnya; “(Ingatlah) pada suatu hari (yang pada hari itu) kami memanggil setiap umat dengan pemimpinnya ….” (Al-Isrâ’: 71); “… dan sebelum Al-Qur’an itu telah ada Kitab Musa sebagai imam (pedoman) dan rahmat …?” (Hûd: 17); “… dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (Al-Furqân: 74); “Dan (ingatlah) tatkala Ibrahim diuji oleh Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya.
Continue reading...

Masjid

Masjid berasal dari kata sajada yang artinya tempat sujud. Secara 
teknis sujud (sujudun) adalah meletakkan kening ke tanah. Secara 
maknawi, jika kepada Tuhan sujud mengandung arti menyembah, jika 
kepada selain Tuhan, sujud mengandung arti hormat kepada sesuatu 
yang dipandang besar atau agung. Sedangkan sajadah dari kata 
sajjadatun mengandung arti tempat yang banyak dipergunakan untuk 
sujud, kemudian mengerucut artinya menjadi selembar kain atau karpet 
yang dibuat khusus untuk salat orang per orang. Oleh karena itu 
karpet masjid yang sangat lebar, meski fungsinya sama tetapi tidak 
disebut sajadah.

Continue reading...

Muslim

Seorang muslim artinya orang yang telah berpasrah diri, dalam hal ini
berpasrah kepada Tuhan, tetapi dalam rangking manusia ber­kualitas,
seorang yang baru pada tingkat muslim berada pada tingkatan terendah.
Karakteristik seorang muslim adalah seorang yang telah meyakini
supremasi kebenaran, berusaha untuk mengikuti jalan kebe­naran itu,
tetapi dalam praktek ia belum tangguh karena ia masih suka melupakan
hal-hal yang kecil. Sedangkan seorang yang sudah mencapai kualitas
mukmin adalah seorang muslim yang sudah istiqamah atau konsisten
dalam berpegang kepada nilai-nilai kebenaran, sampai kepada hal-hal
yang kecil. Dalam hadis Nabi disebutkan bahwa iman itu mem­punyai
tujuhpuluh cabang, artinya indikator seorang mu'min itu ada
tujuhpuluh variabel.
Continue reading...

Adzan

Hampir tidak ada seorang muslim pun yang tidak mengetahui tentang syariat adzan. Seruan yang sangat dikenal ini merupakan tanda yang khusus bagi kaum muslimin, yakni panggilan untuk menegakkan sholat secara berjamaah. Pada edisi kali ini, dengan idzin Allah, akan dipaparkan hal-hal yang terkait dengan adzan.

Hukum Adzan
   Adzan adalah suatu ibadah yang hukumnya wajib kifayah, karena Nabi memerintahkan pelaksanaannya dalam beberapa hadits, dan selalu melaksanakannya dalam keadaan bermukim  maupun bepergian (safar). Jika salah seorang dari kaum muslimin sudah melaksanakannya, gugurlah kewajiban muslim yang lainnya. Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Malik bin Huwairist,“Jika telah datang waktu sholat, hendaknya salah seorang di antara kalian mengumandangkan adzan.” (HR. Bukhori-Muslim). Kewajiban ini berlaku untuk orang yang sedang mukim di suatu tempat ataupun orang yang sedang bepergian (musafir).
Continue reading...

Muadzin

Kita selalu mendengarnya lima kali dalam sehari. Sebagian mengerti terhadap suara ini, sebagian lagi acuh tak acuh. Dimulai pada terbit fajar, mengajak setiap orang untuk bangun dari tidur yang lelap. Banyak dari mereka yang jawab panggilannya, banyak juga orang yang lebih baik memilih tidur kembali, entah dia mendengarnya atau tidak.
Dia adalah muadzin yang memanggil orang Islam 5 kali setiap hari, Shubuh, dzuhur, ashar, maghrib, Isya. Tugas dia mengingatkan orang Islam untuk beribadah kepada Allah SWT. Dia memulai dengan mengumandangkan adzan dilanjutkan dengan iqomah untuk mengajak sholat berjamaah.
Ada lima kali adzan dan lima kali iqomah setiap hari, ditambah satu kali adzan waktu shubuh, yang menyerukan sholat lebih baik daripada tidur, jumlah ini cukup bagi orang islam untuk bersegera memenuhi panggilan Allah.
Continue reading...

Khatib

Dalam pengirtian umumnya khatib merupakan sebutan untuk orang-orang yang berpidato. Pengertian khususnya adalah orang yang khutbah saat shalat Jum'at dan shalat Id.
Pada zaman pra Islam, para khatib menempati kedudukan yang sangat tinggi yang mampu menciptakan prosa bersajak (an-nahr al-masju') secara alami, sehingga kehadiran khatib di kalangan mereka sama dengan penyair yang mempunyai kedudukan tinggi dalam masyarakat. Khatib umumnya berasal dari kalangan orang-orang yang berpengaruh atau cendekiawan yang menguasai sejarah bangsa Arab.

- Berikan komentar anda -
Continue reading...

Syahadat

Makna La ilaha illallah
Rujukan : Kitab Tauhid li Shafil Awwal hal. 45
Makna syahadat la ilaha illallah adalah meyakini bahwa tidak ada yang berhak mendapatkan ibadah kecuali Allah, konsisten dengan pengakuan itu dan mengamalkannya. La ilaha menolak keberhakan untuk diibadahi pada diri selain Allah, siapapun orangnya. Sedangkan illallah merupakan penetapan bahwa yang berhak diibadahi hanyalah Allah. Sehingga makna kalimat ini adalah la ma’buda haqqun illallah atau tidak ada sesembahan yang benar selain Allah. Sehingga keliru apabila la ilaha illallah diartikan tidak ada sesembahan/tuhan selain Allah, karena ada yang kurang. Harus disertakan kata ‘yang benar’ Karena pada kenyataannya sesembahan selain Allah itu banyak.
Continue reading...

Jumat, 05 Februari 2010

Rukun Islam

Rukun islam, adalah termasuk rukun agama, rukun islam memiliki 5 rukun yaitu :

1.    Mengucapkan dua kalimah syahadat
2.    Menegakan Sholat
3.    Menunaikan Zakat
4.    Puasa di bulan Ramadhan
5.    Menunaikan Ibadah Haji bagi yang mampu.

Hal ini berdasarkan Hadits Mutafaqun ‘Alaih, yang artinya :
Continue reading...

Rukun Iman

Rukun-rukun Iman ada enam, yaitu :

  1. Beriman kepada Allah Subha-nahu wa Ta'ala, 
  2. Beriman kepada Malaikat-malaikatNya, 
  3. Beriman kepada Kitab-kitabNya, 
  4. Beriman kepada para Rasul-Nya dan 
  5. Beriman kepada Hari Akhir serta 
  6. Beriman kepada Taqdir yang baik dan yang buruk dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.

- Berikan komentar anda -
Continue reading...

Injil

Khotbah Yesus di bukit merupakan rumusan ajaran Yesus.
 
Ada dua saduran  dari  tabligh  ini,  satu  di  Kitab  Injil
karangan  Matius  dan yang satu lagi di Kitab Injil karangan
Lukas.  Kedua  saduran   ini   tidak   sama.   Periksa   dan
bandingkanlah MATIUS 5, 6 dan 7 dan LUKAS 6: 17 - 49.
 
Sebagaimana  diketahui  Yesus  berbahasa  Aramea, dan naskah
ajarannya dalam bahasa ini sudah tidak ada lagi, dan menurut
para  sarjana  tidak mungkin ditemukan lagi. Dapat dikatakan
bahwa  naskah  itu  adalah  Injil  Yesus  yang  asli,   yang
tersimpan  oleh  saudaranya  se-ibu,
Continue reading...

Kamis, 04 Februari 2010

Umrah

Umrah disebut Hajjul Ashghar (Haji Kecil), Kata ini berasal dari kata i`timaar (kata berimbuhan). Cara melaksanakannya; Orang yang hendak umrah melakukan ihram dari mikat, kemudian melaksanakan tawaf qudum, lalu sai dan tahallul dengan mencukur atau menggunting rambut.

- Berikan komentar anda -
Continue reading...

Hari Kiamat

Hari Kiamat adalah peristiwa di mana alam semesta beserta isinya hancur luluh yang membunuh semua makhluk di dalamnya tanpa terkecuali. Hari kiamat ditandai dengan bunyi terompet sangkakala oleh Malaikat Israfil atas perintah dari Allah SWT.
Setelah semua makhuk yang hidup mati maka Allah SWT akan kembali memerintahkan Malaikat Israfil untuk meniup terompet untuk yang kedua kali guna membangunkan orang semua yang telah mati untuk bangkit kembali mulai dari manusia pertama zaman Nabi Adam hingga manusia yang terakhir saat kiamat tiba untuk melaksanakan hari pembalasan.
Continue reading...

Qada dan Qadar

1. Qada
Qada merupakan ketentuan Allah sejak zaman azali pada setiap manusia yang belum terjadi. Contohnya, kejadian masa depan, akan jadi apa kita di masa depan. kita bisa memperjuangkannya sesuai yang kita inginkan.
2. Qadar
Qadar adalah ketentuan Allah (qada) yang sudah terjadi pada setiap manusia. Seperti misalnya, kita pernah bertemu wanita cantik, dan jatuh cinta.

Selain qada dan qadar ada lagi yang namanya takdir, takdir terbagi 2 yaitu:
Continue reading...

Zabur

Orang Islam pasti pernah mendengar kata Zabur, kitab yang diberikan kepada Nabi Daud, dan menjadi salah satu kitab yang wajib diimani bersama Taurat, Injil, dan Al-Quran.

“Dan Tuhan-mu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Daud.” (QS Al-Israa 55)

Kitab Zabur, bersama Taurat, sebenarnya ada di dalam Kitab Perjanjian Lama, yang bersama Kitab Perjanjian Baru menjadi kitab suci bagi ummat Nasrani atau Kristiani, baik Kristen (Protestan) maupun Katholik, yang dikenal sebagai Alkitab atau Bible. Sementara itu, Kitab Perjanjian Lama dipercaya sebagai kitab suci bagi umat Yahudi.
Continue reading...

Harun AS.

Nabi Harun adalah saudara Musa dan partner (pasangan) dakwahnya dalam mengajak Firaun beriman kepada Allah, karena kefasihan dan kepandaiannya berbicara. Musa mewakilkan urusan kaumnya kepada Harun ketika ia pergi menemui Allah di bukit Thur. Namun Samiri menyebarkan fitnah mengajak Bani Israel menyembah patung anak sapi yang terbuat dari emas. Nabi Harun mengajak mereka kembali menyembah Allah, tetapi mereka semakin menunjukkan kesombongan. Ketika Nabi Musa kembali dan menyaksikan apa yang dilakukan kaumnya, dia memarahi saudaranya, Harun.
Nabi Harun AS telah diminta oleh Nabi Musa AS pada Allah SWT dalam membantu mengembangkan agama Allah.
Harun bin Imran bin Qahits bin Lawi bin Yaakub bin Ishak bin Ibrahim. Baginda ialah adik-beradik seibu Nabi Musa, diutuskan untuk membantu Musa memimpin Bani Israel ke jalan yang benar.
Firman Allah bermaksud:  
“Dan Kami telah menganugerahkan kepadanya sebahagian rahmat Kami, yaitu saudaranya, Harun menjadi seorang nabi.”
Harun dilahirkan tiga tahun sebelum Musa. Beliau yang fasih berbicara dan mempunyai pendirian tetap sering mengikuti Musa dalam menyampaikan dakwah kepada Firaun, Hamman dan Qarun. Nabi Musa sendiri mengakui saudaranya fasih berbicara dan berdebat, seperti diceritakan al-Quran:  
Continue reading...

Syariat Islam

Definisi Syariat Islam

Secara etimologis, kata as-syarî'ah mempunyai konotasi masyra'ah al-mâ'
(sumber air minum).

1 Orang Arab tidak menyebut sumber tersebut dengan sebutan syarî'ah kecuali
jika sumber tersebut airnya berlimpah dan tidak pernah kering.

2 Dalam bahasa Arab, syara'a berarti nahaja (menempuh), awdhaha
(menjelaskan), dan bayyana al-masâlik (menunjukkan jalan). Syara'a
lahum-yasyra'u-syar'an berarti sanna (menetapkan).

3 Syariat dapat juga berarti madzhab (mazhab) dan tharîqah mustaqîmah (jalan lurus).
Continue reading...

Yahya AS.

Allah SWT berfirman:

"Di sanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya seraya berkata: 'Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa. Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan salat di mihrab (katanya): 'Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang putramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang nabi termasuk keturunan orang-orang saleh." (QS. Ali 'Imran: 38-39)
Continue reading...

Zakaria AS.

Masa yang dialami oleh Nabi Zakaria adalah masa yang aneh di mana banyak hal yang berlawanan yang berhadap-hadapan dan saling bertentangan serta terlibat pertarungan yang tidak pernah padam. Keimanan kepada Allah SWT bercahaya di mesjid yang besar di Baitul Maqdis, sedangkan kebohongan memenuhi pasar-pasar Yahudi yang bersebelahan dengan mesjid itu. Sudah menjadi tradisi dunia bahwa segala sesuatu yang bertentangan mesti saling berhadapan pada: kebaikan dengan kejahatan, cahaya dengan kegelapan, kebenaran dengan kebohongan, para nabi dengan para pembangkang.
Continue reading...

Uzais AS.

Allah SWT berfirman:

"Atau apakah (kamu tidak memperhatikan) orang yang melalui suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atapnya. Dia berkata: 'Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur?', maka Allah mematikan orang itu seratus tahun, kemudian menghidupkannya kembali. Allah bertanya: 'Berapa lama hamu tinggal di sini ?' Ia menjawab: 'Saya tinggal di sini sehari atau setengah hari.' Allah berfirman: 'Sebenarnya kamu tinggal di sini selama seratus tahun lamanya; lihatlah kepada makanan dan minumanmu yang belum berubah; dan lihatlah kepada keledaimu itu (yang telah menjadi tulang-belulang): Kami akan menjadikan kamu tanda kekuasaan Kami bagi manusia; dan lihatlah kepada tulang-belulang keledai itu, kemudian Kami menyusunnya kembali,
Continue reading...

Daud AS.

Berlalulah tahun-tahun yang cukup panjang dari wafatnya Musa. Setelah Nabi Musa, datanglah para nabi dan mereka telah mati dan anak-anak Israil setelah Musa telah kalah. Kitab suci mereka telah hilang, yaitu Taurat. Ketika Taurat telah hilang dari dada mereka maka ia pun tercabut dari tangan mereka. Musuh-musuh mereka menguasai peti perjanjian yang di dalamnya terdapat peninggalan keluarga Musa dan Harun. Bani Israil terusir dari keluarga mereka dan rumah mereka. Keadaan mereka sungguh sangat tragis. Kenabian telah terputus dari cucu Lawi, dan tidak tersisa dari mereka kecuali seorang wanita yang hamil yang berdoa kepada Allah SWT agar Dia memberinya anak laki-laki. Lalu ia melahirkan anak laki-laki dan menamainya dengan nama Asymu'il yang dalam bahasa Ibrani berarti Ismail. Yakni Allah SWT mendengar doaku.
Continue reading...

Khidir AS.

Salah satu kisah Al-Qur'an yang sangat mengagumkan dan dipenuhi dengan misteri adalah, kisah seseorang hamba yang Allah SWT memberinya rahmat dari sisi-Nya dan mengajarinya ilmu. Kisah tersebut terdapat dalam surah al-Kahfi di mana ayat-ayatnya dimulai dengan cerita Nabi Musa, yaitu:

"Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya: 'Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan; atau aku akan berjalan-jalan sampai bertahun-tahun." (QS. al-Kahfi: 60)

Kalimat yang samar menunjukkan bahwa Musa telah bertekad untuk meneruskan perjalanan selama waktu yang cukup lama kecuali jika beliau mampu mencapai majma' al-Bahrain (pertemuan dua buah lautan).
Continue reading...

Yunus AS.

Beliau adalah Nabi yang mulia yang bemama Yunus bin Mata. Nabi Muhammad saw berkata: "Janganlah kalian membanding-bandingkan aku atas Yunus bin Mata."

Mereka menamakannya Yunus, Dzun Nun, dan Yunan. Beliau adalah seorang Nabi yang mulia yang diutus oleh Allah SWT kepada kaumnya. Beliau menasihati mereka dan membimbing mereka ke jalan kebenaran dan kebaikan; beliau mengingatkan mereka akan kedahsyatan hari kiamat dan menakut-nakuti mereka dengan neraka dan mengiming-imingi mereka dengan surga; beliau memerintahkan mereka dengan kebaikan dan mengajak mereka hanya menyembah kepada Allah SWT.
Continue reading...

Dzulkifli AS.

Allah SWT memasukkan Dzul Kifli dalam rahmat-Nya. Allah SWT memujinya sebagai hamba yang sabar dan Dia menyebutkannya bersama Ismail dan Idris. Allah SWT berfirman:

"Dan (ingatlah) kisah Ismail, Idris dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar. Kami telah memasukkan mereka ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang saleh." (QS. al-Anbiya': 85-86)

Disebutkan bahwa beliau menanggung kebutuhan kaumnya. Beliau yang mengurusi mereka; beliau menegakkan keadilan di antara mereka. Ketika beliau melakukan tugas itu, beliau mendapat julukan DzulKifli.
Continue reading...

Ilyasa' AS.

Nabi Yasa' termasuk salah satu nabi yang diutus oleh Allah SWT. Allah SWT menyebut namanya dan memujinya tetapi Dia tidak menceritakan kisahnya. Allah SWT berfirman dalam surah Shad:

"Dan inilah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishak dan Yakub yang mempunyai perbuatan-perbuatan besar dan ilmu-ilmu yang tinggi. Sesungguhnya Kami telah menyucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi, yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat. Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orag-orang pilihan yang baik. Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa' dan Zulkilfi. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik." (QS. Shad: 45-48)
Continue reading...

Idris AS.

Allah SWT berfirman:

"Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al-Qur'an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang rasul. Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi." (QS. Maryam: 56-57)

Kita tidak mengetahui kapan Nabi Idris hidup dan kepada kaum siapa dia diutus dan bagaimana Allah SWT mengangkat derajatnya pada kedudukan yang tinggi. Menurut dongeng kuno disebutkan bahwa Nabi Idris adalah Uzairis, salah seorang pahlawan Mesir kuno.
Continue reading...

Syu'aib AS.

Banyak orang di zaman kita beranggapan bahwa agama hanya merupakan program-program yang kosong dan nilai-nilai akhlak semata. Ini adalah keyakinan klasik dan salah. Pada hakikatnya, agama adalah sistem dalam kehidupan dan pergaulan. Intinya ialah hubungan dengan Allah SWT. Oleh karena itu, usaha memisahkan antara problem-problem tauhid dan perilaku manusia dalam kehidupan mereka sehari-hari berarti memisahkan agama dari kehidupan dan mengubahnya menjadi adat-istiadat, tradis-tradisi, dan acara-acara ritual yang hampa. Kisah Nabi Syu'aib menampakkan hal yang demikian secara jelas.

Allah SWT mengutus Syu'aib pada penduduk Madyan:

"Dan kepada (penduduk) Madyan (kami utus) saudara mereka, Syu 'aib. Ia berkata: 'Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tiada Tuhan bagimu selain Dia.'" (QS. Hud: 84)
Continue reading...

Yusuf AS.

Kisah Nabi Yusuf terdapat dalam satu surah penuh yang juga bernama surah Yusuf. Disebutkan bahwa sebab turunnya surah Yusuf adalah karena orang-orang Yahudi meminta kepada Rasulullah saw untuk menceritakan kepada mereka kisah Nabi Yusuf. Kisah Nabi Yusuf telah mengalami perubahan pada sebagiannya dan terdapat penambahan pada sebagiannya. Lalu Allah SWT menurunkan satu surah penuh yang secara terperinci menceritakan kisah Nabi Yusuf.

Allah SWT berfirman:

"Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al-Qur'an ini kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum (kami mewahyukan)nya adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahuinya. " (QS. Yusuf: 3)
Continue reading...

Luth AS.

Allah SWT berfirman:

"Kaum Luth telah mendustakan rasul-rasul. Ketika saudara mereka Luth, berkata kepada mereka: Mengapa kamu tidak bertakwa? Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku." (QS. asy-Syu'ara: 160-163)

Dengan kelembutan dan kasih sayang semacam ini, Nabi Luth berdakwah kepada kaumnya. Beliau mengajak mereka untuk hanya menyembah kepada Allah SWT yang tiada sekutu bagi-Nya. Dan melarang mereka untuk melakukan kejahatan dan kekejian. Namun dakwah beliau berhadapan dengan hati yang keras dan jiwa yang sakit serta penolakan yang berasal dari kesombongan.
Continue reading...

Saleh AS.


Berlalulah hari demi hari. Lahirlah sebagian pria dan matilah sebagian yang lain. Setelah kaum 'Ad, datanglah kaum Tsamud. Lagi-lagi azab berulang kepada kaum Tsamud dalam bentuk yang lain. Kaum Tsamud juga menyembah berhala kemudian Allah SWT mengutus Nabi Saleh kepada mereka. Nabi Saleh berkata kepada kaumnya:

"Wahai kaumku, sembahlah Allah yang tiada Tuhan lain bagi kalian selain-Nya. " (QS. Hud: 61)

Kalimat yang sama yang disampaikan oleh setiap nabi, dan kalimat tersebut tidak pernah berubah sebagaimana kebenaran tidak pernah berubah. Para pembesar kaum Nabi Saleh terkejut dengan apa yang dikatakannya.
Continue reading...

Hud AS.

Selesailah kisah kaum Nabi Nuh dalam sejarah. Mayoritas di antara mereka yang mendustakan ajarannya telah dihancurkan oleh topan. Sedangkan minoritas di antara mereka dapat kembali memakmurkan bumi sebagai wujud dari sunatullah dan janji-Nya: Sedangkan janji Allah SWT kepada Nabi Nuh adalah:
"Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang takwa." (QS. al-Qashash: 83)
Dan janji Allah SWT juga kepada Nabi Nuh adalah:
Continue reading...

Ayub AS.

Nabi Ayub as menggambarkan sosok manusia yang paling sabar, bahkan bisa dikatakan bahwa beliau berada di puncak kesabaran. Sering orang menisbatkan kesabaran kepada Nabi Ayub. Misalnya, dikatakan: seperti sabarnya Nabi Ayub. Jadi, Nabi Ayub menjadi simbol kesabaran dan cermin kesabaran atau teladan kesabaran pada setiap bahasa, pada setiap agama, dan pada setiap budaya. Allah SWT telah memujinya dalam kitab-Nya yang berbunyi:
"Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayub) seorang yang sabar. Dialah sebaih-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya)." (QS. Shad: 44)
Yang dimaksud al-Aubah ialah kembali kepada Allah SWT. Nabi Ayub adalah seseorang yang selalu kembali kepada Allah SWT dengan zikir, syukur, dan sabar. Kesabarannya menyebabkan beliau memperoleh keselamatan dan rahasia pujian Allah SWT padanya.
Continue reading...

Yakub AS.

Adapun Yakub, ia adalah Nabi pertama yang berasal dari sulbinya. Beliau adalah Yakub bin Ishak bin Ibrahim. Namanya adalah Israil ia adalah seorang Nabi yang diutus bagi kaumnya. Allah SWT menyebutkan tiga bagian dari kisahnya. Berita gembira tentang kelahirannya disampaikan oleh para malaikat kepada kakeknya Ibrahim dan Sarah neneknya. Allah SWT juga menyebutkan wasiatnya saat ia meninggal. Dan Allah SWT akan menyebutkannya setelah itu—tanpa mengisyaratkan namanya—dalam kisah Nabi Yusuf. Melalui wasiatnya tersebut, kita dapat mengetahui tingkat ketakwaannya. Kita mengetahui bahwa kematian adalah suatu bencana yang akan menghancurkan manusia sehingga karenanya manusia menjadi lupa terhadap namanya dan ia hanya ingat terhadap penderitaan dan kesusahannya, tetapi Nabi Yakub tidak lupa saat ia menjemput kematian untuk berdoa kepada Allah SWT. Allah SWT berfirman:
Continue reading...

Ishak AS.

Al-Qur'an al-Karim hanya menyebutkan sekilas tentang kisah Nabi Ishak. Kelahiran nabi ini membawa suatu kejadian yang luar biasa di mana para malaikat menyampaikan berita gembira tentang kelahirannya. Kelahirannya terjadi setelah beberapa tahun dari kelahirannya Nabi Ismail, saudaranya. Had Sarah sangat senang dengan kelahiran Ishak dan kelahiran putranya Yakub as. Tetapi kita tidak mengetahui bagaimana kehidupan Nabi Ishak dan bagaimana kaumnya bersikap padanya. Yang kita ketahui hanya, bahwa Allah SWT memujinya sebagai seorang nabi dari orang-orang yang saleh.

- Berikan komentar anda -
Continue reading...

Kafir

Siapakah sebenarnya yang layak dihukumi (disebut) kafir?
 
Jawab:
 
Yang  layak  disebut   kafir   ialah   orang   yang   dengan
terang-terangan  tanpa  malu  menentang  dan  memusuhi agama
Islam, menganggap dirinya kafir dan bangga akan perbuatannya
yang terkutuk.
 
Bukan  orang-orang Islam yang tetap mengakui agamanya secara
lahir, walaupun dalamnya  buruk  dan  imannya  lemah,  tidak
konsisten  antara  perbuatan  dan ucapannya. Orang itu dalam
Islam dinamakan "munafik" hukumnya.
Continue reading...

Takbiratul Ihram

Takbiratul ihram adalah takbir yang dilakukan saat akan memasuki shalat. Caranya dengan mengangkat kedua tangan hingga bertepatan dengan bahu sambil membaca “ALLAHU Akbar”.
Sesungguhnya Rasulullah saw mengangkat kedua tangannya bertepatan bahu ketika memulai shalat…” (HR. Bukhari dari Ibnu Umar ra)
Boleh juga mengangkat tangan sejajar telinga sebagaimana dijelaskna oleh Wail bin Hajar ra, “Sungguh, aku melihat dan memperhatikan bagaimana Rasulullah saw melakukan shalat. Aku melihat beliau berdiri, bertakbir, dan mengangkat kedua tangannya itu sejajar dengan telinga.” (HR. Baihaqi).
Jadi mengangkat kedua tangan ketika membaca “Allahu Akbar” itu boleh sejajar telinga boleh bertepatan dengan bahu.
Cara takbiratul ihram:
Continue reading...

Umar bin Khattab

Kepemimpinan Umar bin Khattab selama lebih dari sepuluh tahun sebagai Amirulmukminin, sebagai pemimpin dan kepala pemerintahan, dengan prestasi yang telah dicapainya memang terasa unik, jika kita baca langkah demi langkah perjalanan hidupnya itu, dan cukup mengesankan. Umar sebagai Khalifah tidak sekadar kepala negara dan kepala pemerintahan, lebih-lebih dia sebagai pemimpin umat. Ia sangat dekat dengan rakyatnya, ia menempatkan diri sebagai salah seorang dari mereka.
Umar bin Khattab sosok yang disiplin, tegas, adil, bijaksana, sederhana dan sangat mencintai umat. Inilah sosok salah satu pemimpin terbaik yang dimiliki oleh umat Islam setelah Nabi Muhammad SAW.
Buku ini akan menceritakan biografi dan sepak terjang Umar Bin Khattab baik semasa jahiliyahnya, ketika mendampingi Rasul ataupun ketika menjabat menjadi khalifah kedua.

- Berikan komentar anda -
Continue reading...

Abu Bakar Ash Shiddiiq

Nama lengkap beliau adalah Abdullah bin Utsman bin Amir bin Amru bin Ka`ab bin Sa`ad bin Taim bin Murrah bin Ka`ab bin Lu`ai bin Ghalib bin Fihr al-Qurasy at-Taimi – radhiyallahu` anhu. Bertemu nasabnya dengan Nabi pada kakeknya Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai. Abu Bakar adalah shahabat Rasulullah – shalallahu`alaihi was salam – yang telah menemani Rasulullah sejak awal diutusnya beliau sebagai Rasul, beliau termasuk orang yang awal masuk Islam. Abu Bakar memiliki julukan “ash-Shiddiq” dan “Atiq”.

Ada yang berkata bahwa Abu Bakar dijuluki “ash-Shiddiq” karena ketika terjadi peristiwa isra` mi`raj, orang-orang mendustakan kejadian tersebut, sedangkan Abu Bakar langsung membenarkan.
Continue reading...

Utsman Bin Affan

Dia adalah dzu nurain (pemilik dua cahaya), orang yang pernah berhijrah dua kali sekaligus suami dari dua putri Rasulullah Saw. Dialah Utsman bin Affan ra. Sejarah kenabian tidak pernah mendapati orang yang menjadi menantu Rasulullah sebanyak dua kali selain Utsman bin Affan.
Utsman bin Affan memiliki posisi terpandang di kalangan kaumnya pada masa jahiliah. Ia adalah orang yang memiliki harta kekayaan yang berlimpah. Ia juga adalah orang yang rendah hati dan pemalu. Kaumnya amat mencintai dirinya, sehingga ada seorang wanita Quraisy yang sedang memomong anaknya dengan bersenandung:
Aku dan Ar Rahman (Tuhan Yang Penyayang) menyayangimu
Seperti orang Quraisy menyayangi Utsman
Continue reading...

Isra Mi'raj

Kisah dalam Al-Qur'an dan Hadits

Di dalam QS. Al-Isra':1 Allah menjelaskan tentang isra':
"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad SAW) pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
Dan tentang mi'raj Allah menjelaskan dalam QS. An-Najm:13-18:
"Dan sesungguhnya dia (Nabi Muhammad SAW) telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, di Sidratul Muntaha. Di dekat (Sidratul Muntaha) ada syurga tempat tinggal.
Continue reading...

Masjidil Aqsa

Masjid Al-Aqsha (Arab: المسجد الاقصى , Al-Masjid Al-Aqsa, arti harfiah: "masjid terjauh") adalah salah satu bangunan yang menjadi bagian dari kompleks bangunan suci di Kota Lama Yerusalem (Yerusalem Timur) yang dikenal dengan nama Al-Haram asy-Syarif bagi umat Islam dan dengan nama Har Ha-Bayit (Bukit Baitallah atau Temple Mount) bagi umat Yahudi dan Nasrani.
Literatur Muslim(Al Quran nul karim ) menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW diangkat ke Sidratul Muntaha dari lokasi ini pada tahun 621 Masehi, menjadikan masjid ini sebagai tempat suci di Islam (lihat Isra' Mi'raj.)
Masjid Al-Aqsa yang dulunya dikenal sebagai Baitul Maqdis, merupakan kiblat shalat umat Islam yang pertama sebelum dipindahkan ke Ka'bah di dalam Masjidil Haram. Umat Muslim berkiblat ke Beitul Maqdis selama Nabi Muhammad mengajarkan Islam di Mekkah (13 tahun) hingga 17 bulan setelah hijrah ke Medinah. Setelah itu kiblat shalat adalah Ka'bah di dalam Masjidil Haram, Mekkah hingga sekarang.
Continue reading...

Rabu, 03 Februari 2010

Sidrat al-Muntahā

Sidrat al-Muntahā (Arab: سدرة المنتهى‎ , Sidratul Muntaha) adalah sebuah pohon bidara yang menandai akhir dari langit/Surga ke tujuh, sebuah batas dimana makhluk tidak dapat melewatinya, menurut kepercayaan Islam. Dalam kepercayaan ajaran lain ada pula semacam kisah tentang Sidrat al-Muntahā, yang disebut sebagai "Pohon Kehidupan".
Pada tanggal 27 Rajab selama Isra Mi'raj, hanya Muhammad yang bisa memasuki Sidrat al-Muntaha dan dalam perjalanan tersebut, Muhammad ditemani oleh Malaikat Jibril, dimana Allah memberikan perintah untuk Sholat lima waktu.
Dalam Agama Baha'i Sidrat al-Muntahā biasa disebut dengan "Sadratu'l-Muntahá" adalah sebuah kiasan untuk penjelmaan Tuhan.

Etimologi

Sidrat al-Muntahā berasal dari kata sidrah dan muntaha. Sidrah adalah pohon Bidara, sedangkan muntaha berarti tempat berkesudahan, sebagaimana kata ini dipakai dalam ayat berikut:
Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna, dan bahwasanya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu). (An-Najm, 53:41-42)
Dengan demikian, secara bahasa Sidratul Muntaha berarti pohon Bidara tempat berkesudahan. Disebut demikian karena tempat ini tidak bisa dilewati lebih jauh lagi oleh manusia dan merupakan tempat diputuskannya segala urusan yang naik dari dunia di bawahnya maupun segala perkara yang turun dari atasnya. Istilah ini disebutkan sekali dalam Al-Qur'an, yaitu pada ayat:
...(yaitu) di Sidratil Muntaha. (An-Najm, 53:14)

Wujud Sidrat al-Muntahā

Sidratul Muntaha digambarkan sebagai Pohon Bidara yang sangat besar, tumbuh mulai Langit Keenam hingga Langit Ketujuh. Dedaunannya sebesar telinga gajah dan buah-buahannya seperti bejana batu. Menurut Kitab As-Suluk, Sidrat al-Muntahā adalah sebuah pohon yang terdapat di bawah 'Arsy, pohon tersebut memiliki daun yang sama banyaknya dengan sejumlah makhluk ciptaan Allah.
Allah berfirman dalam surah An-Najm 16,
Ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya (an-Najm, 53: 16)
Dikatakan bahwa yang menyelimutinya adalah permadani terbuat dari emas.
Jika Allah memutuskan sesuatu, maka "bersemilah" Sidratul Muntaha sehingga diliputi oleh sesuatu, yang menurut penafsiran Ibnu Mas'ud radhiyallahu anhu adalah "permadani emas". Deskripsi tentang Sidratul Muntaha dalam hadits-hadits tentang Isra Mi'raj tersebut hanyalah berupa gambaran (metafora) sebatas yang dapat diungkapkan kata-kata. Hakikatnya hanya Allah yang Maha Tahu.

- Berikan komentar anda -
Continue reading...

Jeddah

Jeddah adalah kota pelabuhan utama di Arab Saudi baik pelabuhan laut maupun pelabuhan udara. Terletak di tepi Laut Merah dan sebagaimana kota-kota lainnya di Arab Saudi, Jeddah memiliki Iklim Gurun.
Jeddah sebelumnya hanyalah sebagai desa nelayan pada 2500 tahun yang lalu. Didirikan pada tahun 647 M oleh Khalifah Utsman bin Affan yang akhirnya digunakan sebagai pelabuhan untuk kepentingan jamaah haji terutama pada masa-masa perjalanan jamaah haji dilakukan melaui laut, bukan melalui udara seperti sekarang ini.
Sebagai kota dagang, Jeddah memiliki fasilitas kota yang cukup memadai. Pelabuhan lautnya merupakan pelabuhan utama yang merupakan sentral perdagangan menuju berbagai negara khususnya negara-negara di pesisir timur Afrika, serta Yaman. Pelabuhannya merupakan pelabuhan bebas.
Continue reading...

Madinah

Madinah atau Madinah Al Munawwarah, adalah kota utama di Arab Saudi. Merupakan kota yang ramai diziarahi atau dikunjungi oleh kaum Muslimin. Di sana terdapat Masjid Nabawi yang memiliki pahala dan keutamaan bagi kaum Muslimin. Dalam Hadits, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa :
"Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) memiliki pahala 1000x dan Shalat di Masjidil Haram (Mekkah) memiliki pahala 100000x"
Dewasa ini, penduduknya sekitar 600.000 jiwa. Bagi umat Muslim kota ini dianggap sebagai kota suci kedua. Pada zaman Nabi Muhammad SAW, kota ini menjadi pusat dakwah, pengajaran dan pemerintahan Islam. Dari kota ini Islam menyebar ke seluruh jazirah Arabia lalu ke seluruh dunia.

Sejarah

Kota Madinah pada masa sebelum perkembangan Islam dikenal dengan nama Yathsrib. Dikenal sebagai pusat perdagangan. Kemudian ketika Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekkah kota ini diganti namanya menjadi Madinah
Continue reading...

Masjidil Haram

Masjidil Haram  adalah sebuah masjid di kota Mekkah, yang dipandang sebagai tempat tersuci di Bumi bagi umat Islam. Masjid ini juga merupakan tujuan utama dalam ibadah haji. Imam Besar masjid ini adalah Syaikh Abdurrahman As-Sudais, seorang imam yang merupakan keturunan Banten Ia dikenal dalam membaca Al Qur'an dengan artikulasi yang jelas dan suara yang merdu.

- Berikan komentar anda -
Continue reading...

Shalat

Shalat atau Salat, merujuk kepada salah satu ritual ibadat pemeluk agama Islam.
Menurut syariat Islam, praktik shalat harus sesuai dengan segala petunjuk tata cara Rasulullah SAW sebagai figur pengejawantah perintah Allah. Rasulullah SAW bersabda:
Shalatlah kalian sesuai dengan apa yang kalian lihat aku mempraktikkannya.

Etimologi

Secara bahasa shalat berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti, do'a. Sedangkan menurut istilah shalat bermakna serangkaian kegiatan ibadah khusus atau tertentu yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.
Continue reading...

Kiblat

Kiblat adalah kata Arab yang merujuk arah yang dituju saat seorang Muslim mendirikan sholat.

Sejarah

Pada mulanya, kiblat mengarah ke Yerusalem. Menurut Ibnu Katsir, Rasulullah SAW dan para sahabat shalat dengan menghadap Baitul Maqdis. Namun, Rasulullah lebih suka shalat menghadap kiblatnya Nabi Ibrahim, yaitu Ka'bah. Oleh karena itu beliau sering shalat di antara dua sudut Ka'bah sehingga Ka'bah berada di antara diri beliau dan Baitul Maqdis. Dengan demikian beliau shalat sekaligus menghadap Ka'bah dan Baitul Maqdis.
Setelah hijrah ke Madinah, hal tersebut tidak mungkin lagi. Ia shalat dengan menghadap Baitul Maqdis. Ia sering menengadahkan kepalanya ke langit menanti wahyu turun agar Ka'bah dijadikan kiblat shalat.
Continue reading...

Ka'bah

Ka'bah  adalah sebuah bangunan mendekati bentuk kubus yang terletak di tengah Masjidil Haram di Mekah. Bangunan ini adalah monumen suci bagi kaum muslim (umat Islam). Merupakan bangunan yang dijadikan patokan arah kiblat atau arah patokan untuk hal hal yang bersifat ibadah bagi umat Islam di seluruh dunia seperti sholat. Selain itu, merupakan bangunan yang wajib dikunjungi atau diziarahi pada saat musim haji dan umrah.
Sejarahwan, narator dan lainnya memiliki pendapat berbeda tentang siapa yang telah membangun Ka'bah. Beberapa pendapat itu ada yang mengatakan Malaikat, Adam dan Seth. Dimensi struktur bangunan ka'bah lebih kurang berukuran 13,10m tinggi dengan sisi 11,03m kali 12,62m. Juga disebut dengan nama Baitallah.
Continue reading...

Haji

Haji adalah rukun (tiang agama) Islam yang kelima setelah syahadat, shalat, zakat dan puasa. Menunaikan ibadah haji adalah bentuk ritual tahunan yang dilaksanakan kaum muslim sedunia yang mampu (material, fisik, dan keilmuan) dengan berkunjung dan melaksanakan beberapa kegiatan di beberapa tempat di Arab Saudi pada suatu waktu yang dikenal sebagai musim haji (bulan Dzulhijjah). Hal ini berbeda dengan ibadah umrah yang bisa dilaksanakan sewaktu-waktu.
Kegiatan inti ibadah haji dimulai pada tanggal 8 Dzulhijjah ketika umat Islam bermalam di Mina, wukuf (berdiam diri) di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, dan berakhir setelah melempar jumrah (melempar batu simbolisasi setan) pada tanggal 10 Dzulhijjah. Masyarakat Indonesia lazim juga menyebut hari raya Idul Adha sebagai Hari Raya Haji karena bersamaan dengan perayaan ibadah haji ini.

Definisi

Secara lughawi, haji berarti menyengaja atau menuju dan mengunjungi. Menurut etimologi bahasa Arab, kata haji mempunyai arti qashd, yakni tujuan, maksud, dan menyengaja. Menurut istilah syara', haji ialah menuju ke Baitullah
Continue reading...

Fatimah az-Zahra

Fatimah binti Muhammad (606/614 - 632) atau lebih dikenal dengan Fatimah az-Zahra (Fatimah yang selalu berseri) putri bungsu Nabi Muhammad dari perkawinannya dengan istri pertamanya, Khadijah.

Kelahiran & Kematian

Fatimah dilahirkan pada hari Jumat, 20 Jumadil akhir di Mekkah, tahun kelima setelah kerasulan Nabi Muhammad, atau sekitar tahun 614 M (menurut tradisi Syi'ah) atau tahun 606 M (menurut Sunni). Tempat beliau dilahirkan ialah di rumah ayah dan ibunya. Ia wafat pada tahun ke-11 Hijriyah, enam bulan setelah wafatnya Rasulullah, dan dimakamkan secara rahasia di Pemakaman Baqi', Madinah
Continue reading...

Khulafaur Rasyidin

Khalifah Ar-Rasyidin atau Khulafa'ur Rasyidin adalah empat khalifah pertama dalam tradisi Islam Sunni, sebagai pengganti Muhammad, yang dipandang sebagai pemimpin yang mendapat petunjuk dan patut dicontoh. Mereka semuanya adalah sahabat dekat Nabi Muhammad SAW, dan penerusan kepemimpinan mereka bukan berdasarkan keturunan, suatu hal yang kemudian menjadi ciri-ciri kekhalifahan selanjutnya.
Sistem pemilihan terhadap masing-masing khalifah tersebut berbeda-beda, hal tersebut terjadi karena para sahabat menganggap bahwa Nabi Muhammad tidak memberikan petunjuk yang jelas mengenai pengganti beliau, yang ditolak oleh kalangan Syi'ah. Menurut Syi'ah, Muhammad sudah jelas menunjuk pengganti beliau adalah Ali bin Abi Thalib sesuai dengan Hadits Ghadir Khum. 

Khulafaur Rasyidin

Masa Kemajuan Islam (650-1000 M) - Khilafah Rasyidah
Khilafah Rasyidah merupakan para pemimpin ummat Islam setelah Nabi Muhammad SAW wafat, yaitu pada masa pemerintahan Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib,
Radhiallahu Ta’ala anhu ajma’in dimana sistem pemerintahan yang diterapkan adalah pemerintahan yang islami karena berundang-undangkan dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Continue reading...

Khalifah

Khalifah adalah gelar yang diberikan untuk pemimpin umat islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW (570–632). Kata "Khalifah" (خليفة Khalīfah) sendiri dapat diterjemahkan sebagai "pengganti" atau "perwakilan". Pada awal keberadaannya, para pemimpin islam ini menyebut diri mereka sebagai "Khalifat Allah", yang berarti perwakilan Allah (Tuhan). Akan tetapi pada perkembangannya sebutan ini diganti menjadi "Khalifat rasul Allah" (yang berarti "pengganti Nabi Allah") yang kemudian menjadi sebutan standar untuk menggantikan "Khalifat Allah". Meskipun begitu, beberapa akademis memilih untuk menyebut "Khalīfah" sebagai pemimpin umat islam tersebut.
Khalifah juga sering disebut sebagai Amīr al-Mu'minīn (أمير المؤمنين) atau "pemimpin orang yang beriman", atau "pemimpin umat muslim", yang terkadang disingkat menjadi "emir" atau "amir".
Continue reading...
 

Followers

Link :

islamic world

Dunia Islam Copyright © 2009 Not Magazine 4 Column is Designed by Ipietoon Sponsored by Dezigntuts