Selasa, 02 Februari 2010

Bahasa Aram

Bahasa Aram adalah bahasa Semitik dengan sejarah selama 3.000 tahun. Bahasa ini pernah menjadi bahasa pemerintahan berbagai kekaisaran serta bahasa untuk upacara kegamaan. Bahasa Aram adalah bahasa asli sebagian besar Kitab Daniel dan Ezra dalam kitab suci, dan merupakan bahasa utama Talmud. Bahasa ini juga merupakan bahasa ibu Yesus Kristus. Aram Modern kini dituturkan sebagai bahasa pertama banyak komunitas yang terpencar, terutama oleh bangsa Assyria dan Chaldea. Bahasa ini dianggap sebagai bahasa yang terancam.
Bahasa Aram tergolong dalam rumpun bahasa Afro-Asia yang terdiri dari berbagai bahasa. Bahasa ini merupakan bagian dalam subfamili Semitik. Aram adalah bagian dari grup bahasa Semitik Barat Laut, yang juga termasuk bahasa Kanaan (seperti bahasa Ibrani). Bahasa Aram juga berhubungan dengan bahasa Arab, menjadi bagian dari bahasa Semitik Tengah; satu sumber yang kemungkinan besar untuk aksara Arab adalah aksara Aram Nabatea.

Selama abad ke-12 SM, bangsa Aram, penutur ibu bahasa Aram, mulai menetap dalam jumlah besar di Suriah, Irak dan Turki timur. Dengan bahasa Aram berkembang menjadi lebih penting, Aram mulai dituturkan di kawasan pantai Levant di laut Tengah, dan menyebar ke timur Tigris. Penetap Yahudi membawa bahasa ini ke Afrika Utara dan Eropa, dan misionaris Kristen membawa Aram ke Persia, India dan bahkan Tiongkok. Sejak abad ke-7, bahasa Aram digantikan oleh Bahasa Arab sebagai lingua franca Timur Tengah. Meskipun digantikan, bahasa Aram tetap dituturkan sebagai bahasa sastra dan agama orang Yahudi, Manda dan beberapa orang Kristen. Bahasa ini masih dituturkan oleh komunitas kecil yang terisolasi di seluruh kawasan pengaruh awal. Perubahan pada dua abad yang lalu menunjukan penutur bahasa pertama dan Aram terpecah di seluruh dunia.
Aksara Aram terawal berdasarkan dari aksara Fenisia. Dengan berjalannya waktu, aksara Aram terus mengembangkan gaya "kotak"nya. Bangsa Israel kuno dan bangsa Kanaan lainnya menggunakan aksara ini untuk penulisan bahasa mereka sendiri, dan oleh sebab itu, aksara ini kini lebih dikenal sebagai aksara Ibrani. Abjad ini merupakan sistem penulisan Kitab Suci Aram dan karya Yahudi lainnya dalam aksara Aram.
Sistem penulisan utama lainnya yang digunakan untuk bahasa Aram dikembangkan oleh komunitas Kristen,
Bentuk alfabet Aram yang banyak diubah adalah aksara Manda, yang digunakan oleh bangsa Manda.
Sebagai tambahan untuk sistem penulisan tersebut, beberapa bentuk alfabet Aram digunakan pada zaman kuna oleh beberapa grup: Nabatea di Petra, Aksara Palmyrene di Palmyra. Pada era modern, Turoyo terkadang ditulis dalam aksara Latin yang disesuaikan.

- Berikan komentar anda -

0 komentar:

Posting Komentar

 

Followers

Link :

islamic world

Dunia Islam Copyright © 2009 Not Magazine 4 Column is Designed by Ipietoon Sponsored by Dezigntuts